SHARE IT, ( ANDALAZE ISLAND ) - mY gU'e m'E

Aku Kamu Dia Dan Mereka Adalah Saudara ( By adhan Xu Doyoshi )

Jika Bill Gates Jadi Menristek Indonesia

Presiden berencana akan mengganti beberapa menteri di jajaran kabinetnya. Untuk mengantisipasi perkembangan teknologi informasi di Indonesia, bagaimana jika
presiden menunjuk Bill Gates yang baru saja mundur sebagai CEO Microsoft sebagai Menristek?�
Berikut ini adalah beberapa tanggapan yang diambil dari beberapa mailing list..�
  1. Mas Bill bakal mengusulkan supaya FreeCell, Solitaire, dan Minesweeper dipertandingkan di PON�
  2. Setiap Warga Negara Indonesia akan mempunyai alamat email di Hotmail dan alamat tsb tercantum dlm KTP�
  3. Akan dibuat pasal baru yg berbunyi "Setiap PC dan Operating System selain MS Windows di dalamnya, dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat"�
  4. Istilah RUU akan dirubah menjadi Undang-Undang Beta Ver. dan UU yang sudah disahkan DPR menjadi UU Final Retail Ver.
  5. Di layar TVRI bisa kita scrolling layarnya dan dibagian bawahnya ada tulisan "Best Viewed with 800x600"�
  6. Menghentikan demo mahasiswa cukup tekan alt+f4 dan untuk menghentikan kerusuhan tekan ctrl+alt+del�
  7. Kantor Microsoft di Seattle dipindahkan ke Sentul�
  8. Sidang-sidang kabinet cukup lewat MS NetMeeting, 'gak usah ke Binagraha (ngirit duit)�
  9. Cak Bill akan mengubah ICMI yd dibuat pendahulunya menjadi Ikatan Cendekiawan Microsoft Indonesia�
  10. Jangan-jangan akan muncul e-corruption�
  11. Menristek akan diubah menjadi Men-Soft-Tek�
  12. Dengan munculnya Bill Gates, Baligate dan Lippogate bakal cepat diungkap tuntas�
  13. Menggunakan Netscape bisa-bisa dianggap "Illegal Operation" dan dijerat dengan pasal-pasal subversi�
  14. PT Kantor Pos Indonesia diubah menjadi PT Hotmail!�
  15. Televisi kita, apabila ditinggal sebentar, akan muncul screen savernya�
  16. Headline sebuah surat kabar "Windows NT 6.0 dipesan Thailand, untuk ditukar dengan beras"�
  17. Proyek pesawat N-250 akan diubah namanya menjadi NT-250 yang dilengkapi fasilitas feature "Plug and Play"�
  18. Microsoft akan menjadi BUMN dan pengelolaan sahamnya diurus oleh BPPN�
  19. Mahasiswa akan sulit untuk membeli Windows bajakan�
  20. Ruangan-ruangan di Indonesia akan ebih sejuk karena memakai Windows�
  21. Institusi pemerintah akan memaik o/s (operating system) ber-platform Windows, sedangkan oposisi memakai Linux�
  22. Java Script akan menjadi bahasa nasional�
  23. WNI menjadi Windows Negara Indonesia�
  24. Pada setiap komputer perwira POLRI dan TNI akan selalu muncul "It is now ok to shut down your Corruptor and Provicateur"�
  25. Setiap Keputusan Menteri, PP, dll akan diberi Certificate of Authencity berikut serial number-nya�
  26. Supaya negara aman, Bill Gates akan menyarankan pemerintahan berjalan "Safe Mode"�
  27. Ijazah yang berlaku untuk BPPT, IPTN, PAL, dan yang lainnya hanyalah Microsoft Certificate Engineer�
  28. Gak perlu repot-repot untuk nyoblos pas Pemilu, cukup ke website pemilu�
  29. Negara Repblik Indonesia diganti menjadi Negara E-Republic Windowsnesia�
  30. Kantor Menristek perlu tambahan supir karena setiap penambahan aparat memerlukan "Driver"�
  31. Prosedur Operasi Rempur TNI berbasis Windows sehingga sering muncul "Illegal Operation"�
  32. Bahasa resmi negara adalah Vbasic dan VBScript adalah bahasa pengantar di sekolah dasar�
  33. Produknya berupa peraturan dengan versi 1.0, 1.1 dst, dan setiap penggunanya dikenakan lisensi per pemakai�
  34. Peraturan Pemerintah setiap 3 bulan sekali akan selalu di-update dari PP 1/2000 menjadi PP 1/2000 SE (Second Edition)�
  35. Akan ada TVRI versi 1.1, TVRI versi 1.2, RRI versi 2.5 dll�
  36. Akan ada keputusan Menteri Final Preview�
  37. Semua Paket Kebijaksanaan Pemerintah akan diberi versi dan akan selalu dikeluarkan bug fixed dan service pack�
  38. Windows akan bebas di-download di Indonesia dan berfungsi sebagai public domain, sementara distribusi Linux akan dikenakan PPN BM�
  39. Semua pesawat IPTN akan ditempeli stiker "MS Windows Compatible"�
  40. Fasilitas ctrl+alt+del akan ditemui di Gedung MPR/DPR�
  41. Siapa "provokator" tinggal ketik nama atau initialnya lalu klik search, dan provokator itu akan langsung ketangkap�
  42. Bill Gates jadi Menristek bakal banyak bugs-nya, jadi mesti di patch uland dengan service pack 7 or higher

Kepribadian Manusia dari Status Facebook

1. Manusia Super Update
Kapanpun dan di manapun selalu update status. Statusnya tidak terlalu panjang tapi terlihat bikin risih, karena hal-hal yang tidak terlalu penting juga dipublikasikan.
Contoh : "Lagi makan di restoran A..", "Dalam perjalanan menujuneraka..", "Saatnya baca koran..", dan sebagainya.

2. Manusia Melankolis
Biasanya selalu curhat di status. Entah karena ingin banyak diberi komentar dari teman-temannya atau hanya sekedar menuangkan unek-uneknya ke facebook. Biasanya orang tipe ini menceritakan kisahnya dan terkadang menanyakan solusi yang terbaik kepada yang lain.
Contoh : "Kamu sakitin aku..lebih baik aku cari yang lain..", "Cuma kamu yang terbaik buat aku..terima kasih kamu sudah sayang ama aku selama ini..".

3. Manusia Tukang Ngeluh
Pagi, siang, malem, semuanya selalu ada aja yang dikeluhkan.
Contoh : " Jakarta maceeet..!! Panas pula..", "Aaaargh ujan, padahal baru nyuci mobil..sialan. .!!", "Males ngapa2in.. cape hati gara2 si do' i..", dsb.

4. Manusia Sombong
Mungkin beberapa dari mereka ga berniat menyombongkan diri, tapi terkadang orang yang melihatnya, yang notabene tidak bisa seberuntung dia, merasa kalo statusnya itu kelewat sombong, dan malah bikin sebel.
Contoh : "Otw ke Paris ..!!", "BMW ku sayang, saatnya kamu mandi..aku mandiin ya sayang..", "Duh, murah-murah banget belanja di Singapur, bow,"

5. Manusia Puitis
Dari judulnya udah jelas. Status nya selalu diisi dengan kata-kata mutiara, tapi ga jelas apa maksudnya. Bikin kita terharu? Bikin kita sadar atas pesan tersembunyinya? atau cuma sekedar memancing komentar? Sampai saat ini, tipe orang seperti ini masih dipertanyakan.
Contoh : "Kita masing-masing adalah malaikat bersayap satu. Dan hanya bisa terbang bila saling berpelukan", "Mencintai dan dicintai adalah seperti merasakan sinar matahari dari kedua sisi", "Jika kau hidup sampai seratus tahun, aku ingin hidup seratus tahun kurang sehari, agar aku tidak pernah hidup tanpamu".

6. Manusia in English
Tipe manusianya bisa seperti apa saja, apakah melankolis, puitis, sombong dan sebagainya. Tapi dia berusaha lebih keren dengan mengatakannya dalam bahasa Inggwis gicyu Low..
Contoh : "Tie and Chair..", "I can tooth, you Pink sun.." dsb..

7. Manusia Lebay
Updatenya selalu bertema 'gaul' dengan menggunakan bahasa dewa.. ejaan yang dilebaykan..
Contoh.." met moulnin all.. pagiiieh yg cewrah... xixiixi" << lol~

8. Manusia Terobsesi
Mengharap tapi ga kesampaian.. pengen jd artis ga dapat-dapat.
Contoh : "duwh... sesi pemotretan lagi! cape..."

9. Manusia Sok Tau
Sotoy tenarnya. Padahal dia sendiri tidak tahu apa yang ditulisnya.
Contoh : "Pemerintah selalu memanjakan rakyatnya.. bla..bla...bla,"

10. Bioskop Mania
Update film yang abis ditonton dan kasih comment..
Contoh : "ICE AGE 3..Recomended! !", "Transformers 2 mantab euy.."

11. Manusia pedagang
Contoh: "jual sepatu bla bla bla"

12. Manusia penyuluh masyarakat
Contoh: "jangan lupa dateng ke TPS, 5 menit utk 5 tahun bla..bla"

13. Manusia Alay
Ada berbagai macam versi, dari tulisannya yang aneh, atau tulisannya biasa aja, hanya saja kosakata nya ga lazim seperti bahasa alien.
Contoh:Alay 1 : "DucH Gw4 5aYan9 b6t s4ma Lo..7aNgaN tin69aL!n akYu ya B3!bh..!!"
Alay 2 : "km mugh kog gag pernach ngabwarin aq lagee seech? kmuw maseeh saiangs sama aq gag seech sebenernywa? "
Alay 3 : "Ouh mY 9oD..!! kYknY4w c gW k3ReNz 48ee5h d3ch..!!"(Khusus buat tipe ini, ga usah di baca juga gpp..saya pribadi juga mikirdulu buat nulis ini, walaupun jadinya kurang mirip sama yg aslinya..)

14. Tipe Hidden Message
Tipe ini biasanya tidak to the point, tapi tentunya punya niat biar orang yg dituju membaca nya. (bagus kalo baca..kalo ngga? kelamaan nunggu) padahal kan bisa langsung aja sms ya..
Contoh : "For you my M***, I can' t live without you..you are my bla bla bla..","Heh, cewe bajingan..ngapain lo deket2in co gw?! kyk ga laku aja lo.." (padahal ce tersebut tidak ada dalam jaringannya. . mana bisa baca...:p)

15. Tipe Misterius
Tipe yang biasanya bikin banyak orang bertanya tanya atas apa maksud dari status orang tersebut..Biasanya dalam suatu kalimat membutuhkanSubjek + Predikat + Objek + Keterangan. Tapi orang tipe ini mungkinhanya mengambil beberapa atau malah hanya 1 saja..Dan pastinyamengundang kontroversi.
Contoh : "Sudahlah.." , "Telah berakhir.." (apanya??),"Termenung.. ." (so what gitu, loh)

Kalian ngikut yang mana???

Percakapan Korban Bom Bunuh Diri

Disebuah area perkuburan yang sepi beberapa pocong korban bom sedang terlibat percakapan.

Pocong 1 : "waktu aku sedang enak makan tiba-tiba hotel tempat aku makan di bom orang, wah kurang ajar betul orang itu."

Pocong 2 : "Aku juga, waktu aku tidur di hotel waktu aku terbangun aku sudah disini."

Pocong 3 : "Aku terbakar api akibat bom itu."

Pocong 4 : "Kalau aku kejatuhan tiang besi waktu bom itu meledak."

Pocong 1 : "Kalau ketemu akan aku cincang pelakunya."

Pocong 5 : (Diam saja dengan wajah agak sedikit ketakutan.)

Pocong 1, 2, 3, 4 : "Eh, pocong 5 kenapa kamu diam saja?? Emang bagaimana kamu matinya?."

Pocong 5 : Dengan agak sedikit takut dia berkata, "Aaannuuu… aku kesini… akulah yang meledakkan hotel dan restoran tersebut."

Sejarah Rejang

Sejarah Rejang

Asal mula masyarakat rejang yang ada di Bengkulu menurut cerita nenek mamak atau orang-orang tua (Pak Salim dan Masyarakat Topos) adalah pertamanya ditemukan di Desa Siang, muara sungai ketahun. Pada masa itu pemimpin masyarakat rejang adalah Haji Siang. Dimana sebelum Haji Siang, lima tahap diatas Haji Siang orang rejang sudah ada. Pada masa haji ini ada emapat orang haji yaitu Haji Siang, Haji Bintang, Haji Begalan Mato dan Haji Malang. Karena mereka berempat tidak bisa memimpin dalam satu daerah, akhirnya mereka membagi wilayah kepemimpinan. Haji Siang tinggal di Kerajaan Anak Mecer, Kepala Sungai Ketahun, Serdang Kuning. Haji Bintang ada di Banggo Permani, manai menurut istilah rejangnya yang sekarang terletak di Kecamatan Danau Tes. Haji Begalan Mato tinggal di Rendah Seklawi atau Seklawi Tanah Rendah. Kerajaan Haji Malang bertempat tinggal diatas tebing, sekarang namanya sudah menjadi Kecamatan Taba' Atas.
Dalam keempat kepemimpinan ini mereka ada sebuah falsafah hidup yang diterapkan yang itu pegong pakeui, adat cao beak nioa pinang yang berartikan adat yang berpusat ibarat beneu. Bertuntun ibarat jalai (jala ikan), menyebar ibarat jala, tuntunannya satu. Jika sudah berkembang biak asalnya rejang tetap satu. Kenapa ibarat beneu? beneu ini satu pohon, tapi didahan daunnya kait-mengait walaupun ada yang menyebar atau menjalar jauh. Walaupun pergi ketempat yang jauh tapi tahu akan jalinan/hubungan kekeluargaannya. Bisa kembali lagi darimana asal mereka berada.
Pegong pakeui juga mengajarkan bahwa kita sebagai manusia mempunyai hak yang sama. Jika kita sama-sama memiliki, maka kita membaginya sama rata. Jika kita menakar (membagi), misalnya membagi beras, kita menakarnya sama rata atau sama banyaknya. Jika kita melakukan timbangan, beratnya harus sama berat. Itulah pegong pakeui orang rejang. Amen bagiea' samo kedaou, ameun betimbang samo beneug, amen betakea samo rato. Artinya jika membagi sama banyak, jika menimbang sama berat, jika menakar sama rata). Itulah cara adat rejang.
Dengan persebaran dan berkembang biaknya dari empat kerjaan ini mereka mencari tempat-tempat di kepala air (hulu sungai) untuk dijadikan tempat tinggal. Seperti yang ada sekarang ini yaitu Rejang Aweus, Rejang Lubuk Kumbung yang ada didaerah Muaro Upit, Rejang Lembak (Lembok Likitieun, Lembok Pasinan) dan termasuk juga Rejang Kepala Curup. Dasar persebaran ini adalah dari Rio (belum jelas Rio ini siapa dan keturunan darimana). Dipercaya Rio berasal dari Desa Topos yang pecahan kebawahnya adalah Tuanku Rio Setagai Panjang. Rio Setagai Panjang ini memiliki tujuh orang bersaudara dan berpencar untuk mencari tempat tinggal. Diantara dari tujuh Rio tersebut dan persebarannya di Bengkulu adalah sebagai berikut:

  • Rio Tebuen ada di Desa Lubuk Puding, Pasema Air Keruh
  • Rio Penitis ada di Curup. daerah Selumpu Sape
  • Rio Mango' keturunannya sekarang mulai dari Pagar Jati sampai ke hulu nya yaitu Desa Gading, Padang Benar dan Taba Padang
  • Rio Mapai sekarang keturuanannya ada di Kecamatan Lais, itulah asal orang rejang yang terletak di bagian utara
Suku Rejang memiliki lima marga, yaitu Jekalang, Manai, Delapan, Sembilan dan Selumpu. Lima marga inilah sekarang yang ada di tanah rejang yang ada di Bengkulu. Jika ada yang pindah ketempat lain mereka akan tetap berdasarkan lima marga tersebut. Walaupun mungkin banyak orang-orang rejang yang ada di Bengkulu sudah tidak tahu lagi mereka masuk kedalam marga apa. Dikatakan oleh orang tua dahulu pecua' bia piting kundei tanea' ubeuat, pecua bia' piting kundei tanea' guao', istilah rejangnya mbon stokot, 'mbar-mbar ujung aseup, royot kundeui ujung stilai. Artinya masih ada asal usul yang menyangkut tanah lebong, walau dia berpencar kemanapun. Dari kepercayaan yang ada, mereka percaya asal mula rejang itu satu. Tidak ada bibitnya (asal usulnya) dari orang lain. Semuanya berasal dari Ruang Lebong atau Daerah Lebong yaitu dari Ruang Sembilan Sematang. Walaupun sekarang orang rejang atau suku-suku rejang sudah menyebar dipelosok nusantara ini ataupun diluar negeri sekalipun.

Adat dan Upacara Perkawinan Suku Rejang ·

Adat dan Upacara Perkawinan Suku Rejang

·

Category:Culture
Genre: Wedding ceremoney
Author:Musiardanis


Bagi suku Rejang perkawinan mempunyai beberapa tujuan. Tujuan suatu perkawinan adalah :

  • a. untuk mendapatkan teman hidup dan memperoleh keturunan, yang disebut Mesoa Kuat Temuun Juei;
  • b. untuk memenuhi kebutuhan biologis, hal dimaksudkan agar kaum muda dapat terhindar dari perbuatan tercela;
  • c. memperoleh status sosial ekonomi. Bagi suku Rejang bujang dan gadis belum merupakan orang kaya ( coa ade kayo ne) oleh karena itu mereka harus kawin, setelah kawin mereka akan bekerjasama untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memupuk kekayaan bagi keluarga mereka sendiri.
Pengantin Rejang dari turunan bermani ix

Suku Rejang juga memiliki suatu pandangan mengenai perkawinan yang diinginkan (ideal). Perkawinan seperti ini kebanyakan diukur dari kondisi calon pengantin, baik laki maupun perempuan. Perempuan yang baik untuk menjadi isteri apabila dia memenuhi berbagai persyaratan, yang pada dasarnya menunjukkan perilaku yang baik dan pandai mengatur rumah tangga. Persyaratan-persyaratan tersebut antara lain adalah : baik tutur katanya; pandai mengatur halaman rumah dan bunga-bunga di pekarangan; pandai menyusun/mengatur kayu api (semulung putung); bagus bumbung airnya (lesat beluak bioa); dan mempunyai sifat pembersih.

Sedangkan bagi kaum laki-laki, syarat-syarat yang harus dipenuhi menunjukkan bahwa ia adalah orang yang berilmu-pengetahuan dan berketerampilan. Syarat-syarat bagi laki-laki tersebut antara lain adalah : banyak ilmu batin dan pandai bersilat; pandai menebas dan menebang kayu; pandai membuat alat senjata dan alat-alat untuk bekerja.

Selain itu dalam adat suku Rejang juga diatur larangan untuk kawin bagi anggota suku tersebut. Secara adat, orang Rejang dilarang kawin dengan saudara dekat, sebaiknya perkawinan itu dilakukan dengan orang lain (mok tun luyen). Perkawinan dengan saudara dekat dianggap merupakan suatu perkawinan sumbang, yang mereka sebut Kimok (memalukan/menggelikan). Perkawinan dengan sesama famili disebut kawin Sepasuak dan perkawinan dengan saudara yang berasal dari moyang bersaudara (semining) disebut Mecuak Kulak. Perkawinan Sepasuak dan Mecuak Kulak ini merupakan perkawinan yang dilarang, namun demikian apabila tidak dapat dihindarkan maka mereka yang kawin didenda secara adat berupa hewan peliharaan atau uang, denda seperti ini disebut Mecuak Kobon. Jenis perkawinan lainnya yang dilarang secara adat adalah perkawinan antara seorang pria atau wanita dengan bekas isteri atau suami dari saudaranya sendiri, apabila saudaranya tersebut masih hidup.

Bentuk-bentuk perkawinan dalam adat suku Rejang berhubungan erat dengan peristiwa atau kejadian sebelum perkawinan tersebut dilaksanakan. Bentuk-bentuk perkawinan tersebut adalah :

a. Perkawinan biasa, yakni perkawinan antara pria dan wanita yang didahului dengan acara beasen (bermufakat) antara kedua belah pihak.

b. Perkawinan sumbang, yakni perkawinan yang dianggap memalukan. Misalnya karena sang gadis telah berbuat hal-hal yang memalukan (komok) sehingga menimbulkan celaan dari masyarakat atau perkawinan yang dilakukan oleh sesama saudara dekat.

c. Perkawinan ganti tikar (Mengebalau), yaitu perkawinan yang dilakukan oleh seorang laki yang isterinya telah meninggal dengan saudara perempuan isterinya, atau dengan perempuan yang berasal dari lingkungan keluarga isterinya yang telah meninggal tersebut.

Upacara perkawinan dalam adat suku rejang mencakup tiga kegiatan pokok, yaitu upacara sebelum perkawinan, upacara pelaksanaan perkawinan dan upacara setelah perkawinan. Oleh sebab itu, perkawinan dalam suku Rejang terdiri dari :

a. Upacara sebelum perkawinan, yang terdiri dari :

  • 1) Meletak Uang, yaitu upacara pemberian uang atau barang emas yang dilakukan oleh kedua calon mempelai di rumah si gadis, dengan disaksikan oleh keluarga kedua belah pihak. Maksud upacara ini adalah memberi tanda ikatan bahwa bujang dan gadis tersebut sudah sepakat untuk menikah.
  • 2) Mengasen, yaitu meminang yang dilakukan di rumah keluarga si gadis.
  • 3) Jemejai atau Semakup Asen, yaitu upacara terakhir dalam peminangan yang merupakan pembulatan kemufakatan antara kedua belah pihak. Tujuan upacara ini adalah untuk : meresmikan atau mengumumkan kepada masyarakat bahwa bujang dan gadis tersebut telah bertunangan dan akan segera menikah; mengantar uang antaran (mas kawin), dan menyampaikan kepada Ketua Adat mengenai kedudukan kedua mempelai itu nantinya setelah menikah.

b. Upacara Pelaksanaan Perkawinan, terdiri dari :

Upacara pelaksanaan perkawinan pada suku Rejang pada umumnya terdiri dari dua macam upacara, yaitu Mengikeak dan kemudian diikuti dengan Uleak. Mengikeak adalah upacara akad nikah dan upacara Uleak adalah pesta keramaian perkawinan. Pelaksanaan Mengikeak biasanya dilaksanakan di tempat pihak yang mengadakan Uleak, namun demikian berdasarkan permufakatan bisa saja mengikeak dilaksanakan di rumah mempelai pria dan Uleak dilaksanakan di rumah mempelai wanita. Dalam permufakatan adat hal seperti ini disebut : Mengikeak keme, uleak udi artinya menikah kami merayakannya kamu.

c. Upacara Sesudah Perkawinan, terdiri dari :

Pada zaman sekarang berbagai upacara sesudah pelaksanaan perkawinan tidak begitu diperhatikan lagi. Pada zaman dahulu setelah upacara perkawinan, dilakukan pula berbagai upacara yaitu :

  • 1) Mengembalikan alat-alat yang dipinjam dari anggota dan masyarakat dusun.
  • 2) Pengantin mandi-mandian, melambangkan mandi terakhir bagi kedua mempelai dalam statusnya sebagai bujang (jejaka) dan gadis.
  • 3) Doa selamat.
  • 4) Cemucu Bioa, yaitu berziarah ke makam-makam para leluhur.
  • d. Adat Menetap Sesudah Perkawinan.

Apabila akad nikah dan upacara perkawinan telah dilakukan, maka kedua mempelai itu telah terikat oleh norma adat yang berlaku. Kebebasan bergaul seperti pada masa bujang dan gadis hilang, dan berganti ke dalam ikatan keluarga di mana mereka bertempat tinggal. Status tempat tinggal (Duduk Letok) mereka ditentukan oleh hasil permufakatan yang telah diputuskan dalam upacara Asen.

Bagi suku bangsa Rejang ada dua macam Asen, yakni Asen Beleket dan Asen Semendo. Asen Beleket artinya mempelai perempuan masuk ke dalam keluarga pihak laki-laki, baik tempat tinggalnya maupun sistem kekerabatannya. Asen Beleket dibedakan lagi dalam dua macam Asen, yaitu Leket Putus dan Leket Coa Putus (tidak putus).

Pada Leket Putus, hubungan mempelai perempuan dengan pihak keluarganya diputuskan sama sekali. mempelai perempuan tersebut sepenuhnya menjadi hak keluarga pihak laki-laki. Apabila suaminya meninggal terlebih dahulu, maka perempuan tersebut tetap tinggal di lingkungan keluarga suaminya. Biasanya ia dinikahkan dengan saudara suaminya atau sanak saudara suaminya yang lain, tanpa membayar uang apa-apa dan ia tidak boleh menolak. Pada Leket Coa Putus hubungan mempelai perempuan dengan keluarganya tidak terputus sama sekali.

Pada Asen Semendo terdapat banyak variasi. Pada mulanya Asen Semendo merupakan lawan atau kebalikan dari Asen Beleket, yakni :

  • 1) Semendo Nyep Coa Binggur (hilang tidak terbatas), mempelai laki-laki masuk dan menjadi hak pihak keluarga perempuan sepenuhnya.
  • 2) Semendo Nyep/Tunakep (menangkap burung sedang terbang), mempelai laki-laki dianggap oleh keluarga pihak perempuan sebagai seorang yang datang tidak membawa apa-apa. Jika terjadi perceraian atau laki-laki tersebut meninggal terlebih dahulu maka semua hak warisnya jatuh kepada isterinya.
  • 3) Semendo Sementoro/Benggen (berbatas waktu), mempelai laki-laki pada awal kehidupan berkeluarga harus tinggal dalam lingkungan keluarga pihak mempelai perempuan, setelah itu dia bersama isterinya dapat tinggal dalam lingkungan keluarga asalnya atau membentuk lingkungan keluarganya sendiri.
  • 4) Semendo Rajo-Rajo, yaitu apabila kedua mempelai berasal dari dua keluarga yang sama kuat atau sederajat. Kedudukan dan tempat tinggal kedua mempelai setelah perkawinan diserahkan sepenuhnya kepada kedua mempelai untuk memutuskannya.
Bengkulu, 27 M e i 1996.



DAFTAR PUSTAKA :

1. Anonim; Adat Istiadat Daerah Bengkulu, Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah Pusat Penelitian Sejarah dan Budaya Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1977/1978.

2. Anonim; Adat dan Upacara Perkawinan Daerah Bengkulu, Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebiudayaan Daerah Pusat Penelitian Sejarah dan Budaya Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1995/1996.

3. Hamidy, Badrul Munir, Drs. et al; Isi dan Kelengkapan Rumah Tangga Tradisional Daerah Bengkulu, Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, 1985.

4. Hamidy, Badrul Munir, Drs. et al; Upacara Tabot di Kotamadya Bengkulu, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1991/1992.

5. Harfield, Alan; Bencoolen : A History of the Honourable East India Company's Garrison on the West Coast of Sumatra (1685-1825), A and J Partnership, 1995.

6. Hoesin, Kiagoes; Koempoelan Oendang-Oendang Adat Lembaga dari Sembilan Onderafdeelingen dalam Gewest Benkoelen, Sriwijaya Media Utama, 1993.

7. Soeprapto; 10 Tahun Menjebol Isolasi Bengkulu : Memori Serah Terima Jabatan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Bengkulu Periode 16 Juli 1984 s/d 16 Juli 1989, Pemerintah Propinsi Daerah Tk.I Bengkulu, 1989.

8. Waluyo, Harry Drs.; Pola Penguasaan, Pemilikan dan Penggunaan Tanah Secara Tradisional Daerah Bengkulu, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1990.

9. Waib, Mardan Drs. et al; Wujud Arti dan Fungsi Puncak-Puncak Kebudayaan Lama dan Asli bagi Masyarakat Pendukungnya, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisonal Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1995/1996.

Credit photo : Bpk. Ade Bachtiar

RAHASIA SHALAT KHUSYU’ DAN DITERIMA OLEH ALLAH

“ORANG YANG SHALAT MASIH BISA MENDENGAR ,MELIHAT, BERKATA-KATA, MERASA. BELUMLAH KHUSYU’ SHALATNYA “

Jadi orang yang benar-benar khusyu’ dalam shalatnya itu adalah : “ Tidak lagi mendengar, melihat, berkata-kata, merasa, dan lain sebagainya, dia tenggelam kepada Zat Allah. Inilah shalat yang khusyu’ dan diterima oleh Allah swt “.

Kalau tidak demikian jangan harap shalatnya bisa diterima oleh Allah.

Zaman sekarang serba materi , sehingga sampai pelajaran shalat memerlukan biaya yang cukup mahal dan dilakukan ditempat yang serba mewah dihotel digedung dan ditempat mewah lainnya.Kenapa mengajarkan ilmu agama seperti shalat meski harus dipungut bayaran ! wahai saudaraku muslimin dan muslimat sampaikan ajaran islam dengan penuh keikhlasan karena kita bersaudara.Mari kita sama-sama mendalami mempelajari bagaimana caranya agar shalat bisa khusyu’ dan diterima oleh Allah swt.

Agar shalat khusyu’ dan diterima oleh Allah swt tentunya harus melaksanakan segala syarat dan rukunnya, dan gerakannya menuruti sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah saw. Sabda Nabi saw : “ SHALLU KAMA RA AITUMU-NI USHALLI “ Artianya : Shalatlah kamu sebagaimana kamu lihat aku shalat “

Lakukanlah cara shalat sebagaimana yang kita yakini berdasarkan hadits Rasulullah saw atau dengan mengikuti pendapat dari mazhab fekih yang telah ada, karena mereka adalah Imam Mazhab yang telah diakui oleh dunia islam . Kemudian pahami arti dari apa yang dibaca dalam shalat.

Syarat dan rukun ( Qauliyyah maupun fi’liyyah ) serta semua gerakan dalam perbuatan shalat disebut perbuatan ZAHIR SHALAT hal ini sudah diketahui secara umum, dan bagaimanakah Bathinnya shalat itu ?

Rasulullah saw bersabda : ‘ U’BUDULLA-HA KA AN NAKA TARA-HU FA IN LAM TAKUN TARA-HU FA INNAHU YARA-KA. Artinya "Sembahlah Allah seakan –akan kamu melihat-Nya, dan apabila kamu tidak bisa melihat-Nya, maka yakinkanlah bahwa Allah melihat kamu". Dan inilah yang disebut dengan IHSAN Demikianlah apa yang telah diajarkan oleh Rasulullah saw . Dan ini adalah merupakan perbuatan BATHIN SHALAT.

Dalam kalimat seakan-akan kamu melihat-Nya adalah mempunyai arti MUSYAHADAH, sedangkan dalam kalimat Allah melihat kamu disini mengandung pelajaran tentang MURAQABAH

Ibadah Shalat yang dilakukan dengan Musyahadah jauh lebih tinggi nilainya dibandingi Muraqabah. Makanya Nabi mengatakan kalau tidak bisa dalam shalat seakan-akan melihat Allah , maka yakinkanlah bahwa Allah melihat kamu . Yakni dari awal shalat hingga akhirnya cukup merasakan bahwa segala gerak gerik kita dilihat Oleh Allah ( inilah yang disebut Muraqabah ) dan cukup mudah untuk dilakukan.

Bagaimanakah caranya dalam ibadah shalat yang seakan-akan melihat Allah ? Perhatikanlah ketika kita Niat dan Takbir. Pandanglah dengan mata hati ketika kita mengangkat tangan, pada lahirnya adalah perbuatan kita tetapi pandanglah terus kedalam ( bathin ) ternyata adalah perbuatan Allah, karena kita tidak kuasa untuk mengangkat tangan kecuali dengan qudratnya Allah : “ LA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAH “ Tidak ada daya dan kekuatan melainkan dengan Allah.

Apabila bathin menghayati seperti ini kepada setiap gerak zahir yang kita perbuat maka ini dinamakan seakan-akan melihat Allah ( yakni Af’al Allah ). Begitu juga ketika Niat, maka pandanglah dengan mata hati bahwa niat itu adalah merupakan kehendak Allah ( Iradat Allah ) karena tidak akan bisa bergerak sesuatu apa juapun kecuali dengan iradatnya Allah :” LA TATAHARRAKA ZARRATUN ILLA BI IZNILLAH “ Artinya tidak akan bergerak sebesar zarrah pun kecuali dengan izin Allah . Selanjutnya ketika mengucapkan Takbir “ Alla-hu Akbar “ Pandanglah dengan mata hati, pada zahirnya adalah perkataan kita, tetapi pandanglah terus ke dalam (bathin) ternyata adalah perkataan Allah. Maka lakukanlah seperti ini dengan pandangan mata hati setiap gerak pebuatan maupun perkataan dari awal sampai akhir. Dan suara apapun yang muncul dalam pendengaran, kembalikan bahwa hanya Allah yang mendengar sedangkan kita tuli, atau apa yang terlihat pada mata, kembalikan bahwa hanya Allah yang melihat sedangkan kita buta, atau timbulnya ucapan yang kita baca dalam shalat, kembalikan bahwa hanya Allah yang berkata-kata, sedangkan kita bisu, atau merasa sesuatu apakah itu panas dingin dan lain sebagainya kembalikan hanya Allah yang punya rasa . Maka seperti inilah shalat yang khusyu’ dan diterima oleh Allah swt, karena hapus ( hilang ) perbuatan hamba kepada perbuatan Allah ( Fana kepada Allah ) Dengan demikian berarti ketika Shalat kita tidak mendengar,melihat,berkata-kata,merasa dan lain sebagainya.sehingga tidak ada sedikitpun syirik dalam peribadatan yang dilakukan. Sesungguhnya Allah tidak akan menerima peribadatan seseorang hamba yang didalam peribadatan itu terdapat syirik.

Firman Allah : Artinya : … dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya". ( QS.Al-Kahfi : 110 )

1. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,

2. (yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam sembahyangnya, (QS.Al-Mu’minun : 1-2).

Kesimpulan : Jadi dalam ibadah shalat yang kita kerjakan dari awal sampai akhir,pandanglah dengan mata hati bahwa segala gerak gerik perbuatan, perkatan, semuanya adalah af’al Allah ( perbuatan Allah ) atau miliknya Allah, karena kita bersifat “ LA HAU LA WALA QUWWATA ILLA BILLAH “ Tidak ada daya dan kekuatan melainkan dengan Allah. Inilah maqam IHSAN yang dikatakan Nabi saw : Sembahlahlah Allah seakan-akan kamu melihatnya, dan inilah cara ibadah yang paling tinggi nilainya. Oleh karena demikian Ulama TASAUF menyimpulkan pada hakikatnya dalam ibadah shalat itu : “ LA YA’BUDULLA-HA ILLALLAH “ Tidak ada yang menyembah Allah, hanya Allah. Seperti inilah bathin seseorang dalam menyembah Allah sehingga tidak ada sedikitpun perbuatan syirik di dalamnya

“ INILAH SEBENAR-BENARNYA TAUHID / KE ESAAN YANG MUTLAK